Apakah Benar Ada Bakteri Jahat Didalam Krim Biskuit?

Apakah Benar Ada Bakteri Jahat Didalam Krim Biskuit?

116
0
SHARE

1

Menurut sebuah studi penelitian yang telah dipublikasikan melalui sebuah surat kabar yang bernama the Journal of Food Protection telah memberikan kabar yang terbaru mengenai bakteri yang bernama salmonella yakni sebuah bakteri yang membawa penyakit dari makanan-makanan yang disebut dengan salmonella. Para peneliti ini telah dapat menunjukkan bahwasannya salmonella dapat bertahan selama kurang lebih enam bulan didalam krim yang mana digunakan dalam kue dan juga bahkan krim dalam biskuit.

Dilansir oleh medicaldaily.com, para peneliti ini mengatakan bahwasannya kemampuan dari salmonella ini bertahan setidaknya 182 hari didalam krim biskuit yang dapat menunjukkan bahwasannya bahan krim ini tidak mengandung kandungan patogen. Salmonella merupakan salah satu jenis bakteri yang bawaan makanan yang sangat mengganggu didalam perut kita dan juga dapat menyebabkan sekitaran 80 juta masalah keracunan pada makananan setiap tahunnya di seluruh penjuru dunia ini. Salmonella dapat tumbuh dengan subur di tempat dengan air yang tergolong cukup. Hal inilah yang dapat membuat sebagian besar dari produsen makanan ini telah berasumsi bahwasannya produk dari olahan menggunakan kelembapan yang sangat kecil seperti halnya biskuit tidaklah disukai oleh bakteri-bakteri.

Dalam menguji akan kemampuan salmonella ini tinggal didalam makanan, para peneliti ini telah mengumpulkan salmonella yang mana diperoleh dari makanan kering dan juga lalu meletakkannya pada empat jenis krim biskuit, yakni krim cokelat, kacang, selai kacang dan juga keju. Peneliti ini juga telah menguji bakteri ini pada adonan berasa vanila dan juga adonan yang berasa coklat. Sampel-sampel ini di beri jumlah salmonella yang sangat berbeda-beda. Dan pada akhirnya, mereka akan ditempatkan pada suhu ruangan dan juga dalam secara berkala pada pemeriksaaannya selama kurang lebih 182 hari.

Dari hasil semua sampel ini, sampel berasa krim cokelat dan juga selai kacang telah memungkinkan adanya kuman yang dapat bertahan selama kurun waktu enam bulan. Setelah menunjukkan bahwasannya salmonella ini bisa bertahan didalam produk ini, para peneliti juga berharap akan dapat membongkar lebih banyak lagi tempat-tempat hidup dari salmonella ini. Peneliti ini juga akan menguji semua bahan-bahan yang mana digunakan didalam krim biscuit ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY