Anak-Anak Di Desa Giriloyo Sudah Mahir Membatik Sejak Dini

Anak-Anak Di Desa Giriloyo Sudah Mahir Membatik Sejak Dini

188
0
SHARE

1

Unesco telah mengakui batik sebagai kain tradisinal khas Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Walaupun batik telah menjadi kain tradisional yang paling populer di Indonesia tak semua orang dapat membatik dengan baik. Sebab untuk membatik butuh keahlian khusus. Membatik bukan sekadar menggambar di atas kain tetapi banyak tahapan yang harus dilewati.

Jadi membatik hanya dapat dilakukan oleh orang dewasa saja mengingat cukup rumitnya proses membatik itu sendiri? Jawabannya adalah tidak, karena di Desa Giriloyo anak-anak mampu membatik dengan sangat baik di usianya yang tergolong masih sangat muda yaitu 6 tahun.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Di Yogyakarta, Desa Giriloyo memang sangat terkenal sebagai kampung seni batik. Desa ini terletak di Imogiri, Bantul. Sangat dikenal sebagai pusatnya kerajinan batik tulis paling baik yang ada di Yogyakarta. Apabila berkunjung ke desa tersebut jangan heran saat menyaksikan anak-anak malah menghabiskan waktu luang mereka dengan membatik.

Sebab bagi mereka kegiatan membetiak sangat menyenangkan. Mereka juga berlomba-lomba agar pengetahuan mereka tentang batik bisa meningkat. Mulai dari pengetahuan tentang pola batik sendiri hingga bagaimana teknik membuat batik.

Besar dan lahir di lingkungan yang banyak pengrajin batik membuat anak-anak tak lagi asing dengan adanya batik dan banyaknya tahapan dalam membuat batik. Karya seni batik sama dengan karya seni lainnya yang membutuhkan waktu untuk dipelajari. Hal itu juga diperoleh anak-anak Desa Giriloyo dari orang tuanya.

Masyarakat desa ini sangat sadar bahwa batik adalah kekayaan negeri yang butuh pelestarian. Jadi mereka selalu menurunkan kemampuan mereka membatik kepada generasi yang lebih muda terutama anak-anak mereka. Bukan hal baru lagi jika mendapati anak-anak di desa ini dengan lincahnya membuat gambar dengan cantik dan juga malam. Tak jarang pula anak-anak desa tersebut bisa menyelesaikan batik yang siap jual.

Bagi mereka, anak-anak Desa Giriloyo, siapa lagi yang akan melestarikan batik kalau bukan kita? Apalagi anak-anak ini senang membatik karena karyanya bisa digunakan oleh orang lain. Semoga batik terus lestari di bumi Indonesia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY