1

Rasa cinta begitu besar yang dimiliki Wahyu kepada Aslima dibuktikan dengan kesetiaan dalam pernikahan mereka. Aslima gadis sederhana yang harus hidup tanpa kaki dan juga tangan kanan yang tidak sempurna jarinya sejak lahir dengan suka cita menerima pinangan dari Wahyu. Kisah cinta mereka yang menyentuh di ungkapakan oleh sahabat mereka melalui dinding facebook milik Syaifuddin Zuhri pada tanggal 30 Agustus 2015.

Gunung Merapi, Jogjakarta, sebuah tempat yang ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik menjadi tempat mereka menjemput rezeki. Usaha yang mereka geluti bersama adalah kerajinan boneka hewan dari akar wangi. Tak ada yang mereka keluhkan walau ada saat di mana tidak satu pun boneka yang terjual. Bagi mereka setetes air yang mereka dapatkan di bumi ini adalah sebuah rezeki yangluar biasa harus disyukuri.

Aslima pun selalu hidup dengan penuh bersyukur, ia tidak pernah mengeluh walau harus selalu beraktifitas di atas kursi roda miliknya. Dengan cekatan ia selalu menjalani tugas sebagai seorang istri dan juga seorang ibu dari dua orang anak, Norin yang berusia # tahun dan Yesha 1 tahun.

Seperti saat menerima kunjungan dari Syaifudin Zuhri sahabat mereka, denga sigap Aslima menyiapkan minuman dan juga masakan yang dibuat oleh dirinya untuk makan bersama. Aslima melakukan semua aktifitas tanpa meminta pertolongan dari siapa pun dalam mengerjakan tugas-tugasnya.

Kehidupan rumah tangga yang mereka jalani tetaplah harmonis, walau harus menerima kenyataan tentang himpitan dan juga beban hidup yang mereka jalani. Tapi mereka mampu saling memahami dan menerima kekurangan satu sama lain. Selain itu mereka pun sadar bahwa hidup yang dijalani akan bertambah sulit jika ditambah dengan keluhan setiap saat.

Jadi jika kalian sempat berkunjung ke daerah Jogjakarta khususnya mampir ke daerah gunung Merapi, maka jangan]lah lupa untuk sekedar membeli barang dagangan yang mereka miliki.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY