1

Jalan raya adalah sebuah fasilitas umu yang sangat dibuthkan untuk manusia, sering pemerintah melakukan perbaikan atau membuka rute baru untuk mendukung sistem perekonomian suatu negara.

Jalanan yang aman dan nyaman tentu saja menjadi kebutuhan utama, baik itu dari segi cahaya, trafic, dan juga bentuk. Namun ada beberapa jalanan yang memilii tingkat kesulitan tersendiri bagi para penggunanya, jalanan ini terpaksa di tempuh karena tidak ada pilihan lain bagi para pengguna jalan. Jalan-jalan yang cenderung ekstrem itu adalah:

1.Arica Menuju Iquique

Rute ini berada di negara Chile, jalan ini akan sangat berbahaya jika dilalui dengan kecepatan tinggi, karena memberikan sensasi angin yang siap memukul dari arah samping dan siap menjatuhkan mobil ke lembah yang berada di samping jalanan. Selain itu gurun yang berdampingan dengan jalanan ini kerap membuat para pengemudi berhalusinasi.

2.Siberia Menuju Yakutsk

Rute yang berada di negara Rusia ini siap memberikan sensasi dingin para setiap penggunanya. Jalanan yang menghubungkan Moskow dengan Yakutsk ini terkenal paling ekstrem dengan cuacanya tersebut. Karena udara dingin yang kerap berlebihan ini membuat kondisi jalan tidak dapat di aspal dan bila musim panas tiba jalanan pun dapat menjadi rusak sangat parah.

3.James Dalton Highway

Jalan ini berada di Alaska dengan panjang 414 mil, terbuat dari batu-batu gravel. Jalan ini memiliki rute dari jalan raya Elliot dan melalui padang es kutub utara menuju utara Alaska. Kondisi jalan ini sangat licin karena adanya kombinasi atar batu gravel yang terkena caian es dan juga banyaknya batu dan debu yang mampu mengganggu penglihatan pengemudi. Pastikan kendaraan memiliki cadangan bahan bakar yang banyak arena rute ini tidak ditemui penyedia bahan bakar.

4.Kelok 44

Jalanan ini terletak di daerah Maninjau Sumatera Barat. Memiliki tikungan yang sangat tajam dan menanjak karena berada di atas gunung. Sesuai dengan namanya, jalanan ini memiliki 44 buah tikungan ekstrem yang membutuhan kesiagaan pengemudi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY