Bahaya Yang Mengintai Pada Secangkir Susu

Bahaya Yang Mengintai Pada Secangkir Susu

437
0
SHARE

1

Pada sebuah studi penelitian yang telah dilakukan oleh Kohort Observational, di Negara Swedia telah menemukan bahwasannya para wanita yang mengkonsumsi lebih dari 3 secangkir susu seharinya memiliki dua kali lipat resiko kematian apabila dibandingkan dengan para wanita yang hanya mengkonsumsi susu kurang dari secangkir pada kurun waktu sehari. Bukan hanya itu, orang-orang yang meminum susu lebih dari 3 cangkir tersebut ternyata dapat berakibat pada terganggunya sistem kesehatan tulang mereka. Dan juga mereka memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap rentannya patah tulang.

Lebih menariknya studi penelitian ini juga telah menemukan bahwasannya produk susu yang telah di fermentasi seperti halnya keju dan juga yogurt malah dapat mengurangi terhadap risiko kematian dan juga rentan terhadap patah tulang bagi para kaum wanita. Untuk olahan susu yang di fermentasikan ini, dapat menurunkan tingkat resiko terhadap patah tulang pinggul dan juga kematian akan berkurang sebesar 10% hingga 15%.

Para ahli peneliti telah menduga bahwasannya dampak negatif pada susu muncul akibat dari kandungan D-galaktosa yang terdapat didalam susunya. Ini merupakan zat yang dapat memecah laktosa, yang mana telah terbukti sebagai pro-inflamasi. Susu yang masih segar ternyata mengandung lebih banyak kandungan D-galaktosa apabila dibandingkan dengan susu yang telah diolah seperti keju dan juga yogurt.

Dilansir dari nutritionstudies, yang mana telah menyebutkan risiko orang yang meminum susu lebih dari 3 cangkir sehari. Berikut ini adalah macam-macam risikonya:

1. Mengkonsumsi susu secara berlebihan ternyata sering dikaitkan dengan bertambahnya peningkatan risiko terhadap kanker prostat.

2. Penelitian yang dilakukan oleh Kohort Observational telah menunjukkan asupan susu yang dikategorikan tinggi ternyata dapat meningkatkan risiko penyakit kanker ovarium yang sangat tinggi.

3. Protein yang terkandung didalam susu sapi ternyata dapat memicu terhadap resiko diabetes bertipe 1 yang mana melalui proses yang juga disebut dengan proses mimikri molekuler.

4. Protein yang terkandung didalam susu ternyata juga sangat berpotensi yang mana dapat meningkatkan kadar kolesterol pada diri manusia dan juga dapat menigkatkan kadar aterosklerosis pada hewan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY