Benarkah Bahwa Sambal Dapat Memperpanjang Umur Hidup?

Benarkah Bahwa Sambal Dapat Memperpanjang Umur Hidup?

241
0
SHARE

1

Tidak pernah di sangka rasa pedas yang banyak disukai orang- orang ini menyimpan banyak sekali manfaat sehat dalam kurun waktu jangka panjang bagi kelangsungan hidup kita. Di lansir dari mentalfloss.com, menyatakan bahwasannya telah ada sebuah makalah yang mana diterbitkan didalam BMJ yang telah menunjukkan adanya hubungan antara makanan yang berasa pedas dengan penurunan terhadap risiko kematian.

Sekitar lima ratus ribu orang atau setengah juta orang dewasa di Negara Cina yang mana mengonsumsi makanan-makanan yang berasa pedas minimal tiga kali dalam seminggunya ternyata memiliki terhadap penurunan risiko kematian hingga mencapai angka 14% apabila dibandingkan dengan orang- orang yang tidak mengonsumsi makanan yang berasa pedas. Kandungan capsaicin yang akan menciptakan rasa pedas inilah yang dapat menjadi penyebabnya. Akan tetapi, para ilmuwan juga masih belum dapat menyakinkan bagaimana capsaicin ini bekerja dalam tubuh kita sehingga dapat memberikan semacam manfaat yang mengherankan tersebut.

David Popovich seorang peneliti yang berasal dari Massey University telah menemukan hubungan antara capsaicin dengan sel kanker. David Popovich ini juga telah mempelajari tentang sel-sel kanker dan juga telah menemukan semacam pengaruh capsaicin guna mengurangi terhadap pertumbuhan sel kanker. David Popovich juga telah menjelaskan bahwasannya mungkin hal ini dapat memicu apoptosis di mana sel-sel yang telah mati mampu didaur ulang menjadi sel-sel yang dapat dikatakan baru. Bukan hanya memiliki efek semacam anti kanker, senyawa yang satu ini juga telah terbukti mengandung semacam antioksidan dan juga bersifat anti-inflamasi.

Sementara capsaicin yang terdapat didalam cabai memiliki kandungan manfaat bagi kesehatan tersebut, saat ini para ilmuwan juga telah menemukan lagi bahwasannya adanya interaksi capsaicin dengan senyawa lainnya yang akan membentuk proses yang sangat penting. Menurut David Popovich, paprika yang berasa pedas akan sangat efektif apabila dikonsumsi dengan menggunakan lemak, sehingga dapat mengombinasikan antara paprika dan minyak akan dapat memungkinkan tubuh kita menyerapnya dengan jauh lebih baik. Akan tetapi, kalian jugalah perlu memperhatikan bagaimana cara memotong dna dalam memasak paprika, karena apabila kalian salah dalam mengolahnya akan dapat kehilangan kandungan senyawa bioaktifnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY