Apakah Benar Puasa Dapat Menyembuhkan Penyakit Maag

Apakah Benar Puasa Dapat Menyembuhkan Penyakit Maag

348
0
SHARE

1

Ada anggapan bahwa puasa akan dapat menyembuhkan penyakit Maag. Benarkah demikian?Secara umum, penyakit-penyakit dengan keluhan rasa sakit pada ulu hati atau perut sebelah kiri di bawah rusuk disertai dengan mual sering kali diartikan sebagai penyakit maag atau gastritis. Nah dapat tidaknya puasa menyembuhkan penyakit maag sangat berhubungan dengan penyebab dari sakit maag tersebut.

Jika penyakit maag atau gastritis yang diderita tergolong ringan dan disebabkan karena pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan yang asam atau pedas, terlalu berempah, dan lain sebagainya, maka puasa diyakini dapat membantu meringankan penyakit maag tersebut. Melalui puasa, seseorang dengan masalah pola makan yag tidak teratur akan dilatih untuk lebih disiplin dalam waktu makan sehingga menghilangkan penyebab utama dari penyakit maag tersebut. Sementara itu mengenai makanan yang pedas, asan dan terlalu merangsang, pada umumnya akan berkurang selama bulan puasa. Hal ini tentu saja akan meringankan penyakit maag karena sebab tersebut.

Sedangkan jika yang diderita adalah sakit maag yang lebih berat, akibat dari infeksi bakteri, maka tentunya si penderita harus mendapatkan pengobatan yang sesuai, apalagi jika terdapat perlakuan pada dinding lambung: pengobatan sangat diperlukan dan tidak hanya dapat diobati dengan berpuasa.Memasuki bulan puasa, seperti apa sih pola makan sehat bagi penderita maag agar selama menjalani ibadah puasa terasa lebih ringan dan tidak cepat lapar?.
Makan banyak pada waktu sahur tidak akan membuat kita lebih lapar jika kita lebih cermat dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Berikut ini ada beberapa petunjuk pola makan sehat di bulan puasa yang mungkin bisa membantu.

1.Pada saat sahur usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang berkuah untuk menambah asupan air.

2.Kurangi konsumsi karbohidrat, terutama yang sederhana seperti nasi putih, roti putih, mie, dll. Kosumsi banyak karbohidrat akan membuat kita menjadi lebih cepat lapar, bukannya akan menahan lapar lebih lama. Karbohidrat akan langsung dicerna sehingga hanya akan memberi rasa kenyang sementara. Selain itu mencerna banyak karbohidrat akan membutuhkan banyak tenaga sehingga kita akan merasa cepat lapar.

3.Untuk menyiasati rasa lapar ini, sebaiknya anda mengkonsumsi sayur dan buah yang akan bertahan dalam waktu yang cukup lama sebab dicerna secara perlahan sehingga kita tetap merasa penuh/kenyang.

4.Pilih karbohidrat kompleks untuk menemani lauk sewaktu makan sahur seperti roti gandum, pasta dan nasi merah.

5.Kurangi konsumsi goreng-gorengan, sebab minyak dan lemak akan menarik air dan menyebabkan kita mudah merasa haus.

6.Konsumsi air harus tetap cukup selama buka hingga sahur, yaitu 2 liter atau delapan gelas air. Kekurangan cairan menyebabkan tubuh lekas lemas.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY