Benarkah Lenovo Vibe S1 Masih Mengimpor?

Benarkah Lenovo Vibe S1 Masih Mengimpor?

568
0
SHARE

1

Vendor Lenovo akhir –akhir ini baru saja meluncurkan smartphone flagship Vibe S1 di tanah air, dengan semacam dukungan koneksi berbasis 4G LTE. Walaupun demikian, smartphone ini masih mengimpor dan juga tidak mengandung komponen-komponen buatan lokal.

Adrie R. Suhadi , selaku Country Lead Mobile Business Group Lenovo Indonesia, mengatakan bahwasannya smartphone andalan terbaru mereka mereka itu tetaplah diizinkan untuk diperjual-belikan sebab memang penerapan dari syarat TKDN untuk perangkat handphone 4G masih dilakukan secara bertahap- tahap.
Pada saat ini, Lenovo diIndonesia memang telah memiliki sarana prasarana manufaktur yang melalui sebuah kerjasama dengan PT Tridharma Kencana yang terletak didaeah Serang, Banten. Akan tetapi belum dapat memungkinkan untuk membuat produk high end.

“Smartphone Vibe S1 masihlah mengimpor, komponen lokalnya masih belum ada disini. Vendor kita masihlah belum memperoleh izin mengimpor karena pihak pemerintah pada penerapannya secara bertahap- tahap, jadi hanya baru seri A2010 dan juga A6010 yang baru saja dirakit di Indonesia,” ucapnya pada acara peluncuran Lenove Vibe S1, di Jakarta.

“Pada saat ini hanya baru terdapat dua buah seri itu. Kami belum dapat mengatakan pada tahun yang akan datang akan ada seri terbaru atau tidak ,” jelasnya.

Adrie juga mengatakan bahwa perusahaannya masih belum bisa merakit ponsel high end secara berbasis lokal.
Walaupun demikian pihak kami juga sangat menginginkannya, akan hal tersebut tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat ini.

Dalam saat proses merakit smartphone 4G LTE dengan seri A2010 dan juga A6010 yang merupakan keluaran perdana di Indonesia, Lenovo juga masih harus menyuplai berbagai macam teknologi dan juga tenaga ahli yang sangat dibutuhkan. Akan tetapi seorang yang berkacamata ini telah percaya akan keterbatasan teknologi ini hanyalah terjadi hanya bersifat sementara waktu.

Dengan berjalannya berbagai macam produksi ponsel berbasis 4G LTE, akan menjadi semacam terjadi transfer pengetahuan dengan berbagai macam perusahaan manufaktur yang sekaligus akan memicu akan munculnya para ahli smartphone lokal.

Dengan begitu maka manufaktur lokal mampukah ia mempelajari akan teknologinya, dan juga pada perakitan pun dapat dilakukan dengan sepenuhnya di tanah air.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY