Prediksi Sisa Umur Kalian Melalui Detak Jantung

Prediksi Sisa Umur Kalian Melalui Detak Jantung

731
0
SHARE

1

Mungkin memanglah benar, tidak ada satu orang pun di seluruh jagat raya dunia ini yang dapat mengetahui mengenai usia yang tersisa di dunia ini. Akan tetapi, dengan sebuah penelitian yang terbaru yang telah menemukan mengenai dunia kesehatan yang pada saat sekarang ini kalian dapat memprediksi sisa usia yang kalian miliki. Para ilmuwan ini juga telah menemukan sebuah hal yang tak dapat dipercaya yakni “tes kematian” yang mampu memprediksi akan datangnya kematian seseorang.

Mereka akan menemukan hubungan ini antara denyut jantung seseorang dengan akan kemungkinan harapan hidup orang tersebut. Denyut jantung yang akan dihitung ialah detak jantung seseorang pada saat tubuh mereka dalam keadaan rileks atau sesantai mungkin. Menurut dari Medical College of Qingdao University yang mana telah diliris oleh metro.co.uk, yang menyatakan bahwasannya orang-orang yang memiliki detak jantung mencapai rata-rata 80 denyut jantung nya dalam kurun waktu satu menit memiliki tingkat 45% akan kemungkinan meninggal dalam kurun jangka waktu 20 tahun yang akan datang.

Kondisi jantung yang akan kita teliti sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari, ketika kalian baru saja bangun dari tidur. Denyut jantung rata-rata seseorang dalam kondisi rileks atau santai berkisar antara 60 hingga 100 denyut jantung pada setiap menitnya. Akan tetapi atlet yang dapat dikatakan profesional memiliki denyut jantung hanya 40 denyut pada setiap menitnya.

Para peneliti yang datang dari Medical College of Qingdao University ini juga telah menggunakan data dari 46 macam studi penelitian yang telah pernah dilakukan sebelumnya yang mana dengan melibatkan kurang lebih 1,2 juta orang. Salah satu peneliti, yaitu Dr. Dongfeng Zhang juga telah mengatakan bahwasannya tidak ada keraguan lagi bahwasannya peningkatan terhadap denyut jantung telah dapat berfungsi sebagai sebuah sinyal yang akan mengatakan seseorang dalam tingkat kesehatannya yang baik dan juga buruk.

Dr. Dongfeng Zhang juga akan menyarankan kepada kalian untuk dapat lebih memperhatikan terhadap denyut jantung kalian pada saat kalian berada pada posisi yang rileks dan juga santai. Penelitian ini juga akan menunjukan seberapa pentingnya aktivitas fisik untuk dapat menurunkan denyutan jantung seseorang.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY