1

Dalam mengolah makanan pada setiap harinya , proses penggunaan minyak ialah suatu hal yang tidaklah dapat kita hindari. Salah satunya minyak dipercaya dapat menyehatkan tubuh ialah minyak sayur ataupun minyak nabati. Akan tetapi penelitian yang sangat terbaru ini telah menyatakan bahwasannya minyak tersebut ternyata bisa menimbulkan penyakit kanker dan juga penyakit pada otak.

Dirangkum oleh Independent, sebuah studi penelitian yang sangat amat terbaru telah menyatakan bahwasannya proses memasak dengan menggunakan minyak sayur ataupun minyak nabati bisa menimbulkan pada munculnya berbagai macam zat kimia yang beracun bisa mengakibatkan penyakit kanker dan juga akan melambatnya pada kinerja otak.

Menurut seorang peneliti tersebut bernama Martin Grootveld dari DeMontfort University, ia menyatakan bahwasannya makanan yang terlebih dahulu digoreng dengan menggunakan minyak sayur ataupun minyak nabati maka akan memiliki kandungan aldehyde yang lebih tinggi 100 hingga mencapai 200 kali lipat dari jumlah konsumsi pada harian yang mana telah disarankan oleh pihak WHO.

Pada saat dipanaskan, minyak sayur ini yang terbuat dari bahan jagung, bunga matahari dan kelapa sawit, serta kedelai bisa mengeluarkan sebuah zat kimia yang bernama aldehyde yang bisa menimbulkan dari berbagai macam penyakit kanker dan juga penyakit pada otak seperti halnya penyakit alzheimer. Apabila kalian sedang melakukan program diet, kalian disarankan untuk menggunakan mentega atau margarin, minyak kelapa dan juga wijen karena bahan tersebut lebih aman apabila dibandingkan dengan jenis minyak sayur pada umumnya.

Kandungan zat kimia dan lemak tak jenuh ganda yang terdapat pada minyak ini juga dapat disebut-sebut mampu menimbulkan peradangan dan juga penyakit organ jantung di dalam tubuh kalian. Bukan hanya itu kandungan Omega 6 yang terdapat dari minyak ini juga bisa mengusir dari kandungan omega 3 yang sangat diperlukan tubuh kita.
Para ahli telah menyarankan agar dapat menggunakan minyak sayur dalam jumlah yang tidak banyak atau sedikit dan juga dapat menggantinya dengan minyak zaitun yang mana minyak yang jauh lebih sehat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY