1

Pada hari kemarin, tepatnya yaitu pada tanggal 8 November 2015 ialah telah diperingati sebagai Hari Radiologi sedunia,dengan bertepatannya dengan tanggal terjadi penemuannya sinar-X oleh seorang Wilhelm Rontgen pada tahun 1895. Terlepas dari memperingati tersebut, pada saat ini masih banyak sekali orang-orang yang sering bertanya-tanya apakah sebenarnya sinar-X yang sering sekali digunakan dalam dunia medis sangat berbahaya bagi tubuh manusia atau tidak berbahaya?

Alasan mengapa sebagian orang sering merasa ketakutan memanglah hal yang cukup wajar, karena sinar-X yang termasuk salah satu yang tergolong dalam radiasi. Tepatnya, ialah sinar-X merupakan tipe radiasi yang telah dihasilkan oleh sebuah alat yang kinerjanya menggunakan aliran listrik dalam jumlah yang cukup besar.

Apabila dilirik dari jenis – jenis sinar-X didalam dunia medis ternyata ada 4 macam jenisnya, yaitu sinar-X radiografi untuk menyinari bagian tulang, gigi, dan juga dada Anda, sinar-X mammografi untuk menyinari bagian yang terkena kanker payudara, sinar-X Computed Tomography untuk menyinari bagian- banyak yang terkena penyakit, dan sinar-X fluoroskopi yang digunakan sebagai melihat pada sistem pencernaan tubuh manusia.

Karena sinar-X dapat menembus benda – benda tertentu, sinar-X juga banyak digunakan sebagai ‘kamera’ untuk dapat membuat gambar atau objek dari bagian didalam suatu benda atau objek. Lalu, bagaimanakah apabila sinar-X yang dipakai pada sistem tubuh manusia?

Bukan hanya sinar-X, apabila terdapat radiasi yang dapat menembus ditubuh manusia, sinar-X ini akan segera memaksa elektron atau (partikel negatif) yang keluar dari partikel atom pada sel tubuh kita. Keluarnya elektron –elektron ini dapat membuat atom yang bermuatan positif tersebut berubah menjadi radikal bebas yang dapat merusak sistem DNA.
Apabila DNA ini rusak maka akan dapat berujung pada tiga dampak negatif, seperti sel menjadi mati, sel dapat memperbaiki dirinya sendiri, dan juga sel dapat memperbaiki dirinya secara keliru. Apabila perbaikan sel yang terjadi keliru inilah yang telah lama kita kenal sebagai factor pendorongnya terkena penyakit kanker. Akan tetapi belum ada penelitian yang menyatakan bahwasannya sinar-X dapat menimbulkan penyakit kanker.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY