1

Setiap manusia pasti pernah merasa khawatir atau cemas. Apa itu khawatir? Khawatir ialah sebuah perasaan yang sangat ingin dijauhi dan tidak di inginkan oleh semua orang.Ternyata, perasaaan cemas atau khawatir ternyata juga memiliki sisi baik atau positifnya yang sangat bermanfaat untuk kehidupan kita. Sebuah studi penelitian telah menemukan bahwasannya orang-orang yang sedang khawatir atau juga merasa cemas ternyata orang tersebut sangat mampu dalam mengelola stres dengan cara yang lebih baik dari pada orang yang setiap saat merasa tenang.

Penelitian yang sangat baru ini telah dapat mampu membantah pandangan awal semua orang yang telah menyatakan bahwasannya kecemasan dan juga perasaa kekhawatiran tidak bisa mengatasi tekanan hidup pada era modern ini. Penelitian tersebut telah dilakukan dengan sampel mengamati kurang lebih 230 mahasiswa dari lulusan sekolah hukum yang di mana ia sedang menunggu hasil ujiannya dalam kurun waktu empat bulan.

Hasilnya, ialah para mereka telah menemukan bahwasannya perasaan yang panik, cemas dan juga perasaan khawatir ternyata sangat bermanfaat lebih baik apabila dibandingkan dengan orang yang membuat diri terlihat lebih tenang. Menunggu dengan perasaan cemas atau khawatir yang biasanya terlihat hanyalah sia-sia justru malah menunjukkan sebuah fakta yang berputar 180 derajat aau sebaliknya.

Hasil dari studi penelitian ini kemudian telah memberikan sebuah definisi mengenai apa arti sesungguhnya dari kata’menunggu’ yaitu sebuah berita yang telah datang dan juga mekanisme dari penyelesaian masalah yang akan kita lakukan apabila kita tidak mengetahui bahwa apa yang segera dan akan terjadi. Dari hasil penelitian dan juga engamatan tersebut, para mahasiswa itu telah menetapkan dan mempunyai sebuah harapan serta menyaring semua hal-hal negatif atau buruk yang mungkin akan terjadi.

Mereka yang sedang mengalami perasaan khawatir maka mereka cenderung lebih memiliki antisipasi diri mereka sendiri pada saat mereka akan menerima hasil ujian yang segera datang. Pada saat mereka menerima kabar yang tidak diharapkan atau buruk maka mereka tidaklah mengalami masa depresi yang panjang.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY