1

Benarkah bahwa memiliki postur tubuh yang tinggi dapat membuat resiko kanker pun semakin besar? Apakah kalian salah seorang yang berpostur tubuh tinggi? Jika iya maka beerhati-hatilah kalian. Mengapa demikian, ini mitos atau fakta? Berdasarkan penelitian yang terbaru di lakukan di Negara Swedia, mennyatakan bahwasannya orang- orang yang memiliki tubuh yang tinggi ternyata memiliki risiko teridap penyakit kanker yang lebih besar pula apabila dibandingkan dengan orang yang pendek atau tidak tinggi.

Dirangkum dari The Wall Street Journal, yang menyatakan hasil studi penelitian di Karolinska Institutet dan University of Stockholm yang telah dilakukan ini merupakan penelitian yang dilakukan terhadap kurang lebih 5,5 juta penduduk di Negara swedia. Ternyata setiap perbedaan yang terjadi antara 10 centimeter yang telah ada, para kaum hawa atau wanita ternyata memiliki terkena risiko penyakit kanker yang lebih tinggi yaitu sekitaran 18 persen dan juga para pria juga mengalami risiko yaitu meningkat sebesar 11 persen.

Paran kaum hawa atau para wanita yang memiliki postur tubuh yang tinggi memiliki teridap risiko kanker lebih tinggi yaitu sebesar 20 persen yaitu berkembangnya penyakit kanker payudara. Para pria dan juga para wanita yang memiliki postur tubuh tinggi juga akan memiliki risiko terkena kanker kulit lebih besar yaitu sebesar 10. Penemuan yang sangat amat mengejutkaan ini akan siap menjadi cara para ilmuwan dan juga para peneliti yang selanjutnya akan segera untuk mencari apa hubungan antara posrur tinggi badan dan juga dengan risiko terkena penyakit kanker.

Seorang dokter yang meneliti hal ini adalah Dr. Emelie Benyi, seorang studi peneliti dari Karolinska Institutet yang menyatakan bahwasannya kemungkinan orang tinggi terkena risiko ini karena halnya orang yang memiliki postur badan yang lebih tinggi nyatanya juga memiliki sel di tubuh yang juga lebih banyak.

Sel-sel ini ternyata dapat bermutasi menjadi tumor – tumor. Bukan hanya itu hormon pertumbuhan yang jauh lebih banyak apabila ketika orang tersebut remaja juga dapat disebut – sebut dapat meningkatkan terjadinya risiko tumor. Mengapa demikian? Karena alasannya ialah bahwasannya orang – orang yang memiliki postur badan yang tidak pendek atau tinggi lebih cenderung untuk mengkonsumsi atau memakan yang lebih banyak dan dengan makan banyak itu lah kalori yang dapat lama – kelamaan akan berubah menjadi sel – sel kanker.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY