1

Bukan hanya daging sapi, ternyata daging ayam pun menjadi makanan hewani yang lumrah dan umumnya untuk kita para manusia konsumsi. Rasanya yang lezat dan enak serta didukung dengan harga yang sangat amat lebih murah dari daging sapi membuat daging ayam memiliki para fans dan juga banyak penggemar. Selain itu, daging ayam pun juga mudah untuk kita olah menjadi suatu makanan.

Akan tetapi sebuah penelitian yang telah di lakukan dan juga yang dilansir dari sebuah jurnal Nutrifood Research Center yang telah menyarankan agar buah hati kita tidak terlalu banyak dan sering mengonsumsi ayam. Mengapa?
“Jika di bandingkan dengan ayam kampong maupun ayam broiler yang nyatanya mengandung lemak yang lebih tinggi dari ayam negeri. Tentunya dengan tingginya tingkat lemak di dalam tubuh ayam broiler tersebut maka dapat menimbulkan timbunan lemak jahat dalam tubuh akan semakin banyak.

Dan juga apabila di kombinasikan dengan makanan dengan kandungan lemak yang tinggi , maka buah hati kita akan bisa berisiko tinggi untuk terkena dan terkena pubertas secara dini yang berarti bahwa menopause pun juga dapat datang dengan cepat,” jelas dari penelitian tersebut.

Tidak hanya alasan tersebut, USDA atau kepanjangan dari Departemen Pertanian di Negara Amerika Serikat juga telah menemukan bahwasannya di dalam daging ayam itu terdapat sebuah kandungan growth promoter yang sebelumnya telah digunakan agar ayam tersebut cepat gemuk. Namun nyatanya di dalam daging ayam terdapat residu yang jika kita di konsumsi akan dapat merangsang hormon dalam pertumbuhan tubuh manusia yang berlangsung secara lebih cepat.

Apakah kesimpulannya? Jadi Daging ayam merupakan dan memanglah banyak sekali menawarkan beberapa – beberapa manfaat kesehatan salah satunya ialah sebagai penambah suntikan zat protein bagi tubuh. Namun jangan lah kalian dikonsumsi terlalu banyak dan jumlah porsi yang besar agar kita tidak membahayakan kesehatan tubuh kita sendiri dan juga buah hati kita.Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda aminnnn terima kasih para pembaca

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY