1

Di sekolah kita pasti pernah belajar mengenai bentuk tubuh manusia,khususnya bentuk tubuh pada wanita. Tubuh pada wanita yang setiap bulan telah mempersiapkan untuk mengenai masa kehamilan dengan cara membangun lapisan -lapisan yang kaya akan nutrisi pada rahim.

Pada setiap manusia, kehamilan pasti membawa beban yang sangat besar pada tubuh sang wanita yang hamil. Dalam hal untuk dapat memastikan bahwasan nya kehamilan itu dihasilkan dari embrio yang dapat dan mampu bertahan hidup. Secara alamiah,perjalanan sel telur yang telah dibuahi dari saluran tuba segera menuju ke bagian rahim yang tergolong sangat sulit.

Seorang dokter bernama Ted Ed ia menyatakan bahwasannya setiap ovulasi yang tidak dapat menghasilkan proses kehamilan yang secara sehat, maka tubuh akan menghilangkan seluruh lapisan pada rahim secara bersama dengan telur yang tidak dapat dibuahi. Alhasil akhir dari ini ialah siklus bulanan yang terjadi tersebut di namakan dengan menstruasi.

Lalu bagaimana jika dengan seorang pria? Mengapa para pria tidak mengalami masa menstruasi? Ya, tentu saja dan pasti nya mereka tidak akan mengalami PMS yang sebenarnya yang sangat berkaitan dengan rahim maupun sel telur. Tetapi para pria juga mengalami PMS yang dikenal dengan singkatan IMS atau kepanjangan dari (Irritable Male Syndrome).

Istilah ini juga merujuk pada saat di mana kondisi pria yang mengalami suatu penurunan testosteron. Yang di sebut – sebut melebihi dari PMS atau menstruasi. IMS pada seorang pria bisa terjadi kapan spum dam di mana pun, Mengapa demikian ? kerena kadar testosteron berfluktuasi pada saat siang hari. Tetapi ia juga mengalami peningkatan tertinggi pada saat di pagi hari dan penurunan terendah pada saat malam hari ketika sebelum tidur.

Apa sih yang menyebabkan para pria – pria mengalami IMS? Ya karena penurunan kadar testosteron ialah penyebab dari segalanya atau utamanya. Penurunan kadar testosteron ini ternyata bisa disebabkan oleh banyak sekali faktor seperti faktor perubahan pola makan, faktor stres dan beberapa faktor lainnya.

Menariknya dari hal ini, beberapa pria yang pernah mengalami IMS juga dapat memunculkan gejala yang mirip sekali dengan PMS seperti murung ia juga dapat berubah menjadi lebih seorang yang emosional, selaku cemas bahkan depresi yang berlebihan. Nah sekarang percaya kan, kalau para pria juga mengalami PMS?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY