1

Akhir-akhir ini telah di temukan virus Android yang baru yang dapat menyedot paket data anda yang ditemukan oleh Cheetah Mobile, seorang pengembang aplikasi android Clean Master. Sialnya, Negara kita yaitu Indonesia telah menjadi salah satu negara yang utama yang siap diserang virus yang bernama Ghosh Push itu.

Seperti yang telah di kutip oleh Phone Arena , Virus Ghosh Push ini ditemukan secara tersembunyi di berbagai aplikasi-aplikasi yang terdapat di layanan Google Play Store. Malware yang berjenis trojan ini telah dilaporkan bersarang dan bermarkas di folder root gadget Android dan celakanya lagi tidak dapat dihapus kecuali dengan tool yang khusus.

Di tambah lagi dan yang tidak kalah mengejutkan, sekitar 900.000 (sembilah ratus ribu) perangkat Android di seluruh penjuru dunia di 116 negara telah terinfeksi virus ini dan data Cheetah Mobile telah menempatkan Negara Indonesia sebagai negara yang paling rawan virus Ghosh Push setelah Negara India. Ternyata Malware ini di nyatakan telah beranak pinak dan telah tersebar di aplikasi-aplikasi populer yang telah beredar di forum, app store sebagai pihak ke-3, dan bahkan Google Play Store yang fitur yang resmi.

Aplikasi yang di sebut- sebut membawa malware trojan yang dikemas dalam bentuk seperti aplikasi kalkulator, aplikasi yang bersifat layar sentuh pintar, hingga game-game semacam Talking Tom. Kabar baik nya, aplikasi yang telah terinfeksi ini telah dilaporkan bahwa telah ditarik dari Play Store maupun toko – toko aplikasi populer lainnya yang terkenal di dunia smartphone.

Perlu anda ketahui, bahwa Ghosh Push yang telah terlanjur terinfeksi akan telah menjalankan banyak iklan – iklan di gadget, bahkan di sebut kan pula memasang aplikasi lain yang juga dapat terinfeksi tanpa sepengetahuan oleh para penggunanya. Tujuannya ialah untuk menjalankan iklan- iklan sebanyak mungkin.

Dampakya, ialah pemakaian paket data pada gadget Android tertata bisa tiba-tiba meningkat secara drastis. Ternyata hacker di balik virus Ghosh Push ini pun telah disebut – sebut mendapatkan untung sekitaran 4 juta us dollar setiap harinya dari aksi yang merugikan banyak orang ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY