1

Keamanan para pengguna sudah lama telah menjadi prioritas dari pihak perusahaan Apple. Sebagai bukti dari omongan itu Apple juga perusahaan yang sangat berkomitmen, perusahaan yang telah lama bermarkas di daerah Cupertino ini baru- baru saja telah menarik banyak aplikasi atau ratusan aplikasi dari iOS App Store.

Di lansir dari Phone Arena , ia menyatakan bahwa Apple telah menarik sebanyak 256 aplikasi yang akibat dituduh dari mengumpulkan data oleh para pengguna gadget iOS yang telah menggunakan program yang sangat amat tersembunyi yang sudah ada aturan nya dan juga telah dilarang oleh pihak Apple.

Dengan hal ini lalu, apakah para pengguna perangkat Apple ini yag juga banyak di tanah air atau egara kita yaitu Indonesia yang sebelumnya telah terancam oeh aplikasi-aplikasi berbahaya itu? Untungnya tidak terjadi , karena aplikasi-aplikasi itu dibuat dengan fitur software development kit atau yang di sigkat dengan sebutan (SDK) untuk yag di pasang iklan dari ‘Youmi Advertising’ yang dipergunakan untuk user di Negara China atau Thiongkok.

Apakah aksi penarikan aplikasi ini telah dianggap sudah terlambat atau tidak terambat,akan tetapi sudah ada kurang lebih dan setidaknya satu juta orang lebih yang telah mengunduh 256 aplikasi ‘mata-mata’ ini. Salah satu aplikasi tersebut adalah sebuah aplikasi yang di ciptakan dengan Youmi SDK ialah aplikasi yang waralaba merupakan makanan McDonald di Negara China! Rencana kedepannya, pihak Apple Store akan da sangat menolak semua aplikasi-aplikasi yang dibuat olehYoumi SDK, mengingat karena SDK telah memungkinkan aplikasinya untuk dan dapat menyimpan data para pengguna.

“Pihak kami telah melakukan identifikasi dari sekelompok aplikasi yang telah terbukti menggunakan tool iklan atau yang di singkat (SDK) ini pihak ketiga, yang akan dikembangkan oleh Youmi, yaitu sebuah penyedia layaan iklan mobile. Youmi yang juga menggunakan API swasta agar dapat mengumpulkan informasi yang bersifat pribadi, seperti contohnya alamat email bagi para pengguna dan data rute ke Server oleh perusahaannya. Ini merupakan pelanggaran Karena telah terbukti melanggar terhadap pedoman mengenai keamanan dan kebijakan privasi pihak kami,” ujar juru bicara pihak Apple.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY