Percayakah Anda Bahwa Gadget Ternyata Bisa Menimbulkan ‘Autisme’ Pada Anak Anda?

Percayakah Anda Bahwa Gadget Ternyata Bisa Menimbulkan ‘Autisme’ Pada Anak Anda?

1159
0
SHARE

1

Seluruh orang tua pasti sangat ingin selalu memberikan yang terbaik buat seluruh anaknya, termasuk juga memberi mereka gadget. Akan tetapi harus diingat bahwa gadget bisa berdampak buruk atau negatif pada sang buah hati. Biasanya sang buah hati akan cenderung bersikap hipoaktif atau seperti anak yang mengidap autis.

Menurut Kepala Klinik Tumbuh Rumah Sakit Hermina Pasteur, Bandung, Dr Meita Damayanti, menyatakan bahwa ketika berlebihan menggunakan gadget dapat membuat anak kita cenderung bersikap anteng, tidak interaktif maupun komunikatif. Jika kebiasaan ini terus menerus dibiarkan makan akan dikhawatirkan menimbulkan gangguan perilaku anak tersebut.

Jika Anak yang terlalu betah dengan gadget kesayangannya membuat stimulasi aktif atau gerak aktif nya jadi berkurang dan sedikit, dia cenderung bersikap hipoaktif, diam saja dan tidak berinteraksi, ucap Meita .

Ia juga menuturkan bahwa beberapa kali menangani pasien anak- anak yang sangat kecanduan gadget. Kedua Orang tua sang anak sangat mengeluh karena anaknya kurang dan sedikit sekali bersosialisasi dengan teman sebaya atau seumurannya. Ada pua anak yang menjadi seorang penakut. Gadget juga berdampak negative karena dapat membuat anak sulit mengatur waktunya. Telah diperkirakan bahwa lebih dari 1000 pasien anak yang mana 10 di antaranya terganggu atau terserang perilakunya akibat gadget yang ia miliki. Ia mengatakan bahwa ke depan ia memprediksi keluhan-keluhan orang tua akibat gadget akan terus meningkat dan bertambah seiring semakin berkembangnya teknologi dan pengetahuan mengenai gadget yang semakin canggih dan luas.

Dampak gadged ialah aktivitas yang menggunakan otot menjadi berkurang, contohnya jarang bergerak atau sangat sulit berolahraga. Kurangnya fungsi dari motorik kasar akan berdampak pada pertumbuhan fisik anak tersebut.

Bu dokter menyarankan agar, pengenalan terhadap gadget pada anak sebaiknya disesuaikan perkembangan usia. Andaikan ya, jika anak sudah berusia di atas lima tahun, orang tua dapat hanya memperkenalkan gadget, ingat itu pun hanya sebatas perkenalan. Tumbuh kembang sang anak akan lebih baik jika di bolehkan dalam permainan-permainan yang menghasilkan keringat dan banyak bergerak secara alami, contoh bermain lompat-lompat maupun bermain sepak bola.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY