Suka Rasa Pahit Cenderung Jahat Kepribadiannya?

Suka Rasa Pahit Cenderung Jahat Kepribadiannya?

439
0
SHARE

1

Banyak sekali orang yang suka terhadap minuman atau makanan yang mengandung rasa pahit seperti kopi dan air tonik. Ternyata ini bisa menjadi indikasi bahwa mereka punya kecenderungan untuk menjadi psikopat. Ditemukan oleh psikolog bahwa mereka yang gemar dengan rasa pahit cenderung menunjukkan tanda-tanda sadisme, machiavellianisme, dan narsisme.

Sikapnya akan lebih cenderung pada mendua, lebih mementingkan diri sendiri, hatinya dingin, kurang empati, egois, dan angkuh serta senang ketika melihat orang lain susah. Temuan tersebut adalah bukti empiris pertama bahwa preferensi rasa pahit punya hubungan dengan ciri kepribadian seseorang adalah jahat. Peneliti dari Innsbruck University, Austria, meneliti seribu orang dalam 2 eksperimen terpisah.

Dalam eksperimen pertama, ada 500 pria dan juga wanita yang diberikan sebuah daftar panjang makanan dengan jumlah yang sama untuk makanan dengan rasa yang manis, asam, asin, dan pahit. Di dalamnya juga termasuk cake cokelat, cuka, lobak, dan daging asap. Lalu mereka diberikan pertanyaan mengenai tingkat kesukaan masing-masing pada skala 6 poin. Mulai dari sangat tidak suka sampai ke tingkat sangat suka. Rata-rata peserta berusia 35 tahun itu menyelesaikan empat kuesioner kepribadian secara terpisah.

Kuesioner pertama untuk mengukur tingkat agresi dengan minta peserta penelitian memberi peringkat seberapa banyak dengan pernyataan,”Saya mungkin memukul seseorang jika diberikan provokasi yang.”

Lalu pada kuesioner kedua, peserta diminta untuk menunjukkan seberapa kuat kesetujuan atau ktidaksetujuan mereka dengan pernyataan yang buat untuk ciri kepribadian Machiavellianisme, narsisme dan psikopat. Lalu peserta diminta untuk menjawab pertanyaan yang memiliki kaitan dengan dimensi kepribadian “lima besar” dari extraversion, kesadaran dan keramahan serta kestabilan emosi. Pada bagian terakhir mereka diminta menyelesaikan penilaian komprehensif pada kecenderungan sadistis yang bisa menilai kecenderungan seseorang terhadap “sadisme sehari-hari”.

Hal ini juga melibatkan peringkat dengan skala seberapa banyak dari mereka yang setuju atau tak setuju dengan pernyataan, “Saya menikmati menyiksa orang lain.” Penelitian yang sama dengan jumlah sampel 450 orang dilanjutkan untuk mengonfirmasi penemuan pertama. Hasilnya adalah preferensi rasa pahit secara umum muncul sebagai tanda paling kuat yang menyatakan seseorang Machiavellianisme, psikopati, narsisme dan sadisme sehari-hari.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY