1

Sejak berabad-abad lalu Indonesia sudah terkenal dengan rempah-rempahnya. Inilah salah satu alasan bangsa-bangsa di Eropa berebut menjajah Indonesia. Wilayah penghasil rempah terbaik berada di Indonesia bagian timur, sehingga banyak yang menjulukinya ‘Mother land Of Spice’. Ekspor rempah terbesar Indonesia adalah cengkeh, lada, dan pala

Begitu pentingnya rempah-rempah di Eropa sana, sehingga pernah pada suatu masa, harga rempah-rempah menyamai, bahkan lebih mahal dari harga emas. Beberapa rempah-rempah yang menjadi ciri khas dan menjadi primadona di mata para penjajah saat itu adalah:

1. Cengkeh

Indonesia adalah penghasil cengkih terbesar di dunia. Ladang rempah yang banyak digunakan untuk makanan pedas ini berada di Maluku dan Ambon. Minyak cengkeh terbukti dapat mengobati sakit gigi, mengurangi peradangan pada jerawat, sampai mengurangi kerontokan rambut.

2. Lada dan Merica

Tanaman rempah yang diambil bijinya. Terdiri dari lada hitam dan lada putih. Selain untuk bumbu masak, lada pun bisa digunakan untuk pengobatan, seperti, diare, masuk angin, juga menghangatkan badan.

3. Pala

Pala masih menjadi incaran orang-orang Eropa sejak berabad-abad yang lalu. Terbukti hingga sekarang, Indonesia menjadi pengekspor rempah terbesar ketiga di dunia. Pala pun banyak digunakan di Amerika sebagai bahan penyedap dan pemberi aroma.

4. Jahe

Bangsa Indonesia telah menjadi penghasil jahe terbesar. Jahe sering digunakan untuk menjadi minuman penghangat tubuh atau pun obat-obatan. Tentu saja saat itu para penjajah banyak melakukan eksploitasi terhadap lahan dan juga petani untuk menanam jahe.

5. Kayu Manis

Kayu manis dapat diolah menjadi bentuk bubuk. Kayu manis selalu ada dalam daftar sajian kaum penjajah saat mengadakan pesta atau pun pertemuan. Tak sedikit para tamu yang hadir dibawakan kayu manis sebagai buah tangan dari negara kita yang saat itu diduduki para penjajah.

Hingga saat ini rempah-rempah tersebut masih menjadi idola dan menjadi komidi ekspor bagi pengusaha. Banyak yang menjadikannya sebagai pelengkap dan juga penyebab dalam masakan atau sajian lainnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY