Bahaya Toilet Duduk

Bahaya Toilet Duduk

703
0
SHARE

1

Toilet duduk saat ini sangat sering dijumpai, seperti di toilet dalam mall, hotel atau fasilitas umum lainnya. Toilet duduk berkemang hanyalah mengikuti perkembangan zaman dunia barat yang berpedoman pada gaya hidup yang biasa disebut toilet kering.

Hal ini tentu saja tidak sepenuhnya baik, seperti urine yang terpercik keluar toilet tentu hanya efektif jika dibersihkan dengan air yang mengalir, selain itu ada juga efek tidak baik bagi tubuh jika menggunakan toilet duduk.

1.Gangguan Hemoroid

Gangguan ini berupa peradangan pada otot yang dapat mengakibatkan pembengkakan pada pembuluh vena yang juga dapat mengakibatkan pendarahan.

2.Sembelit

Posisi saat bauang air besar dengan menggunakan toilet duduk tentu saja tidak sesuai dengan tubuh, tubuh tidak memberikan dukungan langsung hingga dapat mengakibatkankan jalannya kotoran pada usus besar tidak maksimal dan menumpuk hingga mengakibatkan sembelit.

3.Penyakit Usus

Selain itu usus pun dapat mengalami gangguan karena banyaknya kotoran yang tidak lancar keluar membuat usus sulit menyerap nutrisi pada makanan yang masuk.

4.Infeksi Kandung Kemih

Kandung kemih juga dapat terganggu karena jika menggunakan toilet duduk, urine tidak dapat keluar dengan sempurna dan terjadi penumpukan pula, berbeda dengan menggunakan toilet jongkok yang dapat membantu mengeluarkan urine secara sempurna dan membuat kandung kemih berada dalam keadan kosong hingga mengurangi resiko terganggunya kandung kemih. Hal ini juga berlaku bagi kaum laki-laki yang melakukan buang air kecil dengan cara berdiri.

5.Gangguan Pada Pinggul

Pada saat buang air besar dilakukan dengan duduk, maka usus besar akan berada dalam keadaan tertekan. Hal ini jika terjadi terus menerus tentu saja tidak akan menguntungkan pada kesehatan. Lama kelamaan usus besar akan terganggu dan akan terjadi peradangan.

Tidak banyak manfaat yang didapat dari menggunakan toilet duduk selain menuruti rasa malas. Untuk itu tidak ada salahnya mengkaji kembali gaya hidup yang selama ini dilakukan, menjaga kesehatan tentu saja jauh lebih baik dari pada mengobati.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY