Belajar dari JFC, Riau Juga Ingin Adakan Carnaval Fashion

Belajar dari JFC, Riau Juga Ingin Adakan Carnaval Fashion

1266
0
SHARE

1

Jember Fashion Carnival (JFC), akhir-akhir ini tampaknya menjadi perbincangan yang sangat seru di kalangan para pecinta fashion tanah air. Bagaimana tidak acara tahunan yang dulu hanya dilakukan oleh keluarga kecil itu akan segera dilaksanakan pada tanggal 25 – 30 Agustus 2015 mendatang dan akan diikuti oleh sekitar 200 ribu peserta. Menariknya lagi, gelaran fasion akbar tersebut juga akan diliput oleh ribuan media, termasuk media asing. Bahkan bebeberapa pejabat di beberapa dareh seprti Riau juga akan ikut menyaksikan acara tersebut.

Sedikit mengulas kembali tentang Jember Fashion Carnival. Sekitar 13 tahun lalu, pagelaran fashion ini hanya dilakukan oleh keluarga Dynand Faiz. Karena dianggap menarik, ajang tersebut kemudian berkembang hingga akhirnya membentuk sebuah komunitas dan terus berkembang hingga saat ini. Dynand Faiz selaku penggagas JFC sempat mengatakan bahwa dulu acara ini masih belum begitu banyak mendapat dukungan, sehingga untuk biaya dan lain-lain masih menggunakan dana pribadi.

Namun dengan semakin dikenalnya JFC bahkan hingga ke luar negeri, JFC 2015 disambut baik oleh banyak pihak, termasuk pemerintah daerah Jember yang telah meberikan bantuan berupa dana. Muali mendunianya ajang JFC membuat beberapa daerah di Indonesia tertarik untuk mengadakan ajang serupa, salah satunya Riau. Pemerintah Riau memastikan bahwa mereka akan ikut menyaksikan jalannya gelaran JFC 2015 sekaligus ingin mengetahui lebih jauh tentang karnaval fashion yang satu ini.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau dikabarkan telah siap untuk mengikuti pagelaran JFC 2015 selama empat hari. Kunjungan tersebut selain untuk mengikuti jalannya acara, juga bertujuan untuk mempelajari serta mengamati lebih jauh lagi tentang Jember Fashion Carnival. Zul Effendy, selaku Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Riau mengatakan kalau mereka berharap dengan adanya kunjungan sekaligus studi tentang JFC ini, nantinya mereka juga bisa menerapkannya di Riau.

Menurut Effendy sendiri ajang semacam JFC ini memang patut untuk dicontoh karena sangat berpotensi untuk mempromosikan wisata, budaya dan kesenian yang ada di Riau. Dengan menggelar acara serupa nantinya di Riau, pemerintah Provinsi Riau berharap dapat membantu membuka peluang usaha dan menggerakkan perekonomian warga di sana. Bisakah Raiu mencotoh Jember lewat JFC 2015? Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY