1

Bagi pengguna yang mengikuti perkembangannya, tentu masih akan sangat ingat dengan nama yang satu ini. Ya, Stagefright. Sebuah celah keamanan di sistem Android yang ternyat sangat berbahaya bagi para pengguna smartphone, terutama bagi mereka yang sering dan senang menggunakan layanan pesan multimedia (MMS). Pasalnya dengan menggunakan celah keamanan tersebut, para hacker bisa dengan mudah mencuri data para pengguna tanpa mereka ketahui hanya dengan membuat penerimanya menerima sebuah pesan MMS yang sudah disisipi dengan program jahat (malware).

Beberapa waktu lalu jutaan perangkat Android dilaporkan telah terserang akibat celah keamanan yang tidak disadari oleh Google selaku pengembang sistem operasi populer tersebut. Bahkan ada yang mengatakan korban keganasan Stagefright hampir mencapai angka satu miliar. Sungguh angka yang sangat besar sekali untuk hal kemanan seperti ini. Google sendiri beberapa waktu lalu sudah mendapat laporan tentang hal ini, mereka juga diberikan petunjuk cara mengatasinya. Namun dikatakan pula bahwa untuk menangani Stagefright tidaklah mudah. Namun setidaknya Google bersama timnya sudah mulai berupaya.

Kabar terbaru menyebutkan, meski sudah menyebar secara luas dan memkan korban yang tidak sedikit, belum ada satu orang hacker pun yang berhasil mengaktifkan Stagefright untuk mencuri data dari msartphone lain. Itu karena bug yang satu ini pertama kali ditemukan oleh salah satu layanan kemanan bernama Zimperium. Hanya orang-orang di Zimperium yang tahu bagaimana cara menggunakan dan mengatasinya. Lantas, benarkah hal menakutkan tersebut bisa terjadi? Lalu bagimana cara kita mewaspadainya?

Meski terlihat menyeramkan dan terkesan sulit untuk diatasi, rupanya hanya dengan satu cara mudah, Stagefright bisa dicegah dan kita dapat terselamatkan dari ancaman para hacker yang siap mengintai serta mencuri data-data penting yang kita miliki kapan saja mereka mau. Oarang-orang di Zimperium mengungkap, pengguna bisa menghindari jebakan tersebut hanya dengan melakukan sedikit pengaturan pada pesan MMS di perangkat mereka.

Untuk menyelamatkan diri dari ancaman Stagefright, pengguna hanya perlu menonaktifkan pilihan “Automatic retrieving” pada pengaturan pesan MMS di layanan Messaging yang digunakan. Dengan begitu, pengguna tidak akan bisa mengunduh konten berbahaya yang dikirim melalui MMS seperti yang dilakukan oleh hacker melalui malware yang mereka sematkan di MMS untuk mengaktifkan Stagefright yang sangat berbahaya itu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY