Tak Tergoda Android Wear, Axon Watch Gunakan TOS OS?

Tak Tergoda Android Wear, Axon Watch Gunakan TOS OS?

567
0
SHARE

5

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, ZTE beberapa waktu lalu telah merilis beberapa perangkat terbaru mereka, salah satu perangkat terbarunya itu disebut ZTE Axon. Berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan, ZTE rupanya tidak hanya merilis smartphone bernama “Axon”, mereka juga merilis sebuah jam tangan pintar yang mereka sebut dengan Axon Watch. Berbeda dengan smartwatch kebanyakan, Axon Watch dikabarkan memiliki OS sendiri yang berjalan di dalamnya. Sperti apakah OS hasil kembangan ZTE yang digunakan pada Axon Watch?

Tidak hanya ikut memeriahkan pasar smartphone saja, ZTE juga ikut serta dalam meramikan pasar wearable device dengan merilis perangkat jam tangan pintar mereka sendiri, yaitu Axon Watch. Dilihat dari gambar perangkat yang sempat bocor beberapa waktu lalu, sekilas perangkat smartwatch buatan ZTE ini tidak terlihat seperti jam tangan pintar pada umumnya, bentuknya yang melingkar membuat perangkat tersebut mirip seperti jam tangan biasa. Tapi tunggu dulu, dibalik jam tangan yang terlihat biasa itu rupanya tersimpan berbagai kemampuan yang sangat menarik.

Tidak hanya berbeda dari segi bentuk, Axon Watch kabarnya juga tidak menggunakan sistem operasi Android Wear seperti yang lainnya. Perangkat yang satu ini menggunakan sistem operasi sendiri bernama TOS+. Menurut informasi yang diberikan oleh laman Digital Trends beberapa waktu lalu, diketahui kalau perangkat Axon Watch memiliki dukungan gesture dan perintah suara yang dapat mempermudah pengguna dalam mengoperasikan jam tangan pintar tersebut.

Selain memiliki fungsi sebagai perangkat penunjang oleharaga fitness da data kesehatan, perangkat ini juga memiliki kemampuan yang sama seperti smartwatch lainnya, bisa digunakan untuk menerima panggilan telepon dan mengirim pesan semacam email.

Secara spesifikasi Axon Watch memiliki layar berukuran 1,4 inci yang dilindungi oleh Gorilla Glass dan safir. Menggunakan prosesor Qaulcomm Snapdragon 400 yang didukung oleh RAM berkapasitas 512 MB, memori internal sebesar 4 GB, dan untuk konektivitasnya perangkat yang satu ini memiliki dukungan Bluetooth versi 4.1.

Informasi terbaru menyebutkan kalau Axon Watch baru akan dipasarkan di China. Meski begitu sampai saat ini belum diketahui berapa harganya dan belum diketahui juga apakah perangpintar yang satu ini akan dijual ke negera-negara lain termasuk Indonesia. Untu pengguna yang tertarik untuk memilikinya, untuk saat ini mungkin hanya bisa bersabar sambal menunggu perkembangan informasi selanjutnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY