Smartphone-Supercopy

Bagi pengguna yang sudah lama mengikuti perkembangan ponsel pintar mungkin sudah tidak asing lagi dengan kabar yang menyebutkan maraknya peredaran smartphone tiruan atau palsu saat ini. Beberapa waktu lalu bahkan sampai sekarang pengguna masih dibuat bingung dengan salah satu vendor yang produk smartphone mereka selalu bisa dipalsukan, sehingga dikenal kemudian dengan versi replica, supercopy dan kingcopy. Baru-bar ini rupanya semakin banyak smartphone yang diincar untuk kemudian dipalsukan.

Informasi menyebutkan bahwa banyak smartphone replica atau tiruan yang saat ini sudah membanjiri pasar gadget, tak terkecuali pasar gadget di Indonesia. Dari data yang ada, produk smartphone milik Samsung dikatakan yang paling banyak diincar oleh vendor abal-abal yang hanya ingin mencari keuntungan semata dengan membuat versi tiruan dari perangkat-perangkat unggulan milik Samsung. Minat pengguna yang besar terhadap produk berlabel Samsung atau brand-brand besar lainnya juga menjadi salah satu penyebab kenapa smartphone tiruan semakin banyak beredar.

Sebuah layanan benchmark ternyata juga mengamati fenomena yang satu ini. Antutu misalnya, layanan tersebut mencatat bahwa hingga pada pertengahan tahun ini sudah ada setidaknya sekitar 2,4 persen smartphone Android yang beredar adalah palsu. Dan dari infirmasi tersebut diketahui pula bahwa model smartphone yang paling banyak ditiru dan dipalsukan adalah produk-produk milik Samsung, angkanya mencapai sekitar 37,3 persen.

Tidak hanya Samsung, vendor ternama lainnya seperti Xiaomi ternyata tidak luput juga dari pemalsuan perangkat. Wajar saja rasanya, mengingat saat ini smartphone milik vendor asal China tersebut saat ini memang sedang banyak disukai oleh pengguna. Masih dari data yang diberikan oleh Antutu, ada sekitar 30,96 persen

Selain itu Antutu juga merilis sebuah daftar yang menunjukkan presentasi smartphone yang paling banyak ditiru. Daftar tersebut menyebutkan kalua perangkat Xiaomi Mi Note 4 memiliki angka sekitar 31,82 persen, disusul kemudian oleh Xiaomi Redmi Note dengan angka 12 persen, Xiaomi Mi3 dengan angka 9,39 persen, lalu Samsung Galaxy Note 3 dengan angka 8,82 persen dan Samsung Galaxy Note 4 dengan angka 7,1 persen.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY