Bersaing di Indonesia, Lenovo Hadir dengan Logo dan Fitur Baru

Bersaing di Indonesia, Lenovo Hadir dengan Logo dan Fitur Baru

560
0
SHARE

lenovo-smartphone-s930-front-3

Sudah bukan hal yang mengherankan lagi jika banyak vendor smartphone yang mejadikan Indonesia sebagai salah satu lading usaha mereka. Ini tentu saja tidak terlepas dari peran pengguna dan juga tingkat kemampuan serta daya beli msyarakat yang dinilai sangat baik bagi para vendor tersebut. Banyak vendor yang berlomba-lomba untuk bisa menarik perhatian para pengguna di Indonesia, tidak terkecuali bagi Lenovo.

Sebelum dikenal sebagai sebuah perusahaan yang juga aktif dalam hal pengembangan smartphone, Lenovo dulu juga sudah dikenal sebagai perusahaan yang aktif menegmbangkan dan memproduksi perangkat kompuetr seperti laptop dan PC. Beberapa waktu yang lalu Lenovo juga sudah sempat mengenalkan identitas baru mereka secara resmi di Indonesia. Pengumuman tersebut hanya selisih satu bulan terhitung sejak perusahaan yang mulai tumbuh besar di Indonesia tersebut mengumumkan pendapatan fiscal mereka yang berhasil menembus angka 46,3 miliar dollar.

Rajesh Thadani selaku Executive Director dan General Manager Lenovo Indonesia mengatakan kalau perusahaan mereka itu belum mengganti logo mereka sebelum akuisisi terhadap IBM PC pada tahun 2005 silam. Akuisisi tersebut rupanya mengubah dasar bisnis Lenovo dari yang semula hanya mengurusi tentang PC, menjadi server dan layanan. Logo baru yang disandang oleh Lenovo pun menggambarkan kalau mereka memiliki pengguna atau konsumen yang aktif, dan selalu melakukan inovasi.

Di Indonesia, Lenovo berada pada posisi kedua untuk urusan PC, dan pangsa pasar yang dimilikinya mencapai 19.8 persen. Masih di sector PC, perusahaan tersebut berhasil menduduki posisi empat besar sebagai perusahaan dengan pertumbuhan tercepat. Selain itu Lenovo juga juga berhasil meraih pangsa pasar tertinggi mereka melalui layanan EGB?Server dengan rata-rata mencapai 23.2 persen. Sedangkan untuk perangkat smartphone dan tablet yang mereka keluarkan, Lovo berhasil mendapatkan pangsa pasar sekitar 5.1 persen dan 7.7 persen di masing-masing perangkat tersebut.

Selain memperkenalkan logo barunya, Lenovo juga memperkenalkan fitur mereka, yaitu Fibe On. Fitur tersebut akan digunakan oleh Lenovo untuk divisi mobile mereka. Setidaknya ada tiga fitur yang disatukan oleh Lenovo di dalam Vibe On mereka. Pertama membuang fitur yang dirasa kurang begitu penting dan menyediakan yang penting saja. Kedua ada speed to market, maksudnya konsumen tidak lagi perlu menunggu terlalu lama akan hadirnya sebuah teknologi baru, dan yang ketiga ada Accessible Technology, maksudnya adalah pengguna bisa mendapatkan perangkat Lenovo dengan mudah serta didukung dengan harga yang terjangkau.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY