Xiaomi-Mi4-1

Semakin banyaknya smartphone yang terus bermunculan saat ini membuat banyak vendor terus berinovasi melalui prosuk mereka. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh bos Xiaomi, melihat pertumbuhan smartphone yang semakin subur, ia berniat untuk menjual produknya tanpa charger. Isu lingkungan menjadi alasan utama mengapa bos Xiaomi tersebut ingin menjual smartphone mereka tanpa adanya charger di dalam kemasan smartphone yang dibeli oleh pengguna.

Seolah memancing terlebih dahulu, sebelum mewujudkan keinginannya itu, Lei Jun selaku CEO Xiaomi meminta pendapat dari para pengguna Xiaomi terkait ide menjual smartphone tanpa menyertakan charger tersebut. Lei Jun melontarkan pertanyaan kepada para followers-nya yang sebagian besar adalah fans Xiaomi melalui akun Weibo miliknya. “Maukah Anda membeli ponsel tapi tanpa mendapatkan charger di dalam boks pembeliannya?” kira-kira seperti itulah yang ditulis oleh bos Xiaomi di akunnya.

Apa respon fans Xiaomi?

Sebagai pengguna jika dilontarkan pertanyaan seperti itu kita pasti akan bisa menebak seperti apa respon yang diberikan oleh para fans Xiaomi tersebut. Ya, banyak pengguna Xiaomi yang menolak ide bos Xiaomi itu. Bahkan ide tersebut dianggap sebagai salah satu strategi untuk mendapatkan keuntungan lebih dari penjualan smartphone Xiaomi. Isu lingkungan yang disebutkan oleh Lei Jun juga dianggap hanya sebagai alasan saja.

Pengguna justru berharap mereka bisa langsung mendapatkan charger ketika membeli smartphone Xiaomi, tidak terpisah apalgi tanpa charger. Itu karena charger bawaan yang sudah disesuai dengan smartphone yang dibuat berbeda dengan charger yang dijual secara bebas di toko-toko handphone. Selain itu ika menggunakan charger yang berbeda, akan ada fungsi yang tidak bisa dinikmati, seperti quick charging misalnya.

Untuk bisa menikmati fitur bawaan seperti quick charging atau kemampuan mengisi daya secara cepat, pengguna harus menggunakan charger asli atau charger bawaan yang disertakan pada kemasan smartphone yang mereka beli. Jika chrager yang digunakan beda atau tidak sesuai dengan smartphone yang dilengkapi dengan fitur tersebut, maka secara otomatis fitur pengisin cepat itu tidak akan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, itu sama saja dengan sia-sia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY