facebook-android-log-in_1020.0

Makin banyak sosial media yang bermunculan saat ini membuat beberapa sosial media popular semacam Facebook kian gencar memperbaiki diri agar tidak tergerus dengan berbagai sosial media baru yang terus bermunculan dan kian cepat popular. Selain menambahkan beberapa fitur baru pada layanan mereka, Facebook saat ini juga sedang meningkatkan keamanan mereka. Karena bagi mereka keamanan pengguna adalah yang nomor satu, sehingga pihak Facebook mencoba untuk menerapkan teknologi PGP pada layanan mereka.

Semakin ke sini tampaknya Facebook semakin focus dalam meningkatkan sistem keamanan mereka. Dikabarkan saat ini Facebook secara pelan tapi pasti mulai mencoba menerapkan teknologi PGP. Dan mereka sudah mulai merilis layanan yang disebut OpenPGP tersebut secara berkala. Fitur tersebut dipilih Facebook untuk memudahkan pengguna mereka yang menggunakan layanan email pada akun sosial mereka tersebut.

Fitur terbaru Facebook tersebut memberikan akses kepada para Facebooker untuk menambahkan atau menautkan OpenPGP Public Key pada profil Facebook mereka untuk melakukan keamanan end to end pada pemberitahuan Facebook lewat email yang dikirimkan langsung kepada para pengguna melalui akun email mereka yang sudah dinyatakan siap untuk menerima berbagai pemberitahuan dari Facebook.

Pengguna bisa menemukan pilihan OpenPGP di Facebook mereka di menu public key pada bagian Contact and Basic Info tepat di bawah menu Heading About. Dengan cara seperti ini Facebook mencoba untuk semakin meningkatkan kemanan dan privasi penggunanya. Bahkan sambungan untuk menuju ke halaman Facebook juga sudah diarahkan menggunakan HTTPS sejak tahun 2013 lalu.

Teknologi OpenPGP (Pretty Good Privacy) sendiri adalah sebuah teknologi yang membantu penggunnya untuk bisa menjaga keamanan data mereka yang berupa pesan, teks, ataupun file yang disematkan di dalam email agar tidak terbaca oleh program semacam robot pengintai. Dengan adanya fitur ini juga di Facebook, mereka masih terus mencoba untuk mendapatkan kepervayaan tidak hanya dari para penggunanya, tapi juga dari para pemegang privasi. Seperti misalnya menggunakan cookies untuk mengetahui aktifitas browsing pengguna meski mereka tidak sedang terhubung dengan layanan Facebook. Namun sepertinya mereka belum diperbolehkan untuk melakukan hal itu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY