Kartu SIM Ponsel

Jika dulu harganya mahal, sekarang ini kartu SIM ponsel justru dijual dengan harga yang sangat murah maka tak heran jika banyak orang yang sering berganti nomer ponsel. Sekarang ini satu orang bahkan bisa memiliki beberapa nomer sekaligus. Tidak jarang harga kartu SIM yang semakin murah membuat penipuan melalui telepon dan sms semakin marak.

Kartu sim ponsel memang sudah menjadi seperti kacang goring yang bisa dibeli dimana saja. Namun siapa sangka jika kartu sim yang bentuknya mungil itu ternyata merupakan produk impor. Pasti anda bertanya-tanya apakah sesulit itu membuat kartu SIM hingga harus mengimpor dari luar negeri. Informasi mengenai kartu sim yang ternyata diimpor dari luar negeri ini disampaikan oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Dan ternyata kartu sim yang kita pakai sebagian besar merupakan buatan perusahaan asal Belanda yang bernama Gemalto.

Perusahaan pembuat kartu SIM ini berpusat di kota Amsterdam. Kartu Sim buatannya banyak digunakan operator telekomunikasi ternama di Indonesia seperti XL Axiata, Telkomsel, Hutchinson 3, dan juga Indosat.

Kartu SIM ponsel yang ternyata buatan luar negeri ini mulai banyak diperbincangkan setelah CEO Gemalto, Oliver Piou sempat mengungkapkan bahwa kartu SIM buatan perusahaannya kemungkinan telah diretas oleh National security Agency(NSA) dan Government Communication Headquarters (GCHQ). Kabar adanya peretasan ini memunculkan kecurigaan tentang disadapnya para pengguna ponsel di Indonesia. Tentunya para pengguna merasa khawatir dengan kabar mengenai kemungkinan adanya penyadapan ini.

Menyadari adanya bahaya penyadapan, pihak BRTI bertindak cepat dengan melakukan investigasi. Meski tidak ditemukan indikasi adanya penyadapan pihak BRTI menghimbau kepada operator telekomunikasi di Indonesia agar menggunakan kartu SIM buatan dalam negeri. Saat ini teknologi di Indonesia dan juga SDM nya sudah mampu membuat kartu SIM sendiri sehingga sebisa mungkin para operator segera beralih menggunakan kartu SIM buatan bangsa sendiri.

Dengan penggunaan kartu SIM ponsel buatan dalam negeri, pengguna tidak perlu terlalu khawatir akan terjadi penyadapan. Selain itu tentunya lebih baik jika menggunakan produk dalam negeri agar perekonomian Indonesia semakin maju.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY