Huawei Ascend Y540, Ponsel Entry Level Layar 4,5 inci Harga 1,4 Jutaan

Huawei Ascend Y540, Ponsel Entry Level Layar 4,5 inci Harga 1,4 Jutaan

741
0
SHARE
Huawei Ascend Y540

Huawei Ascend Y540

Huawei Ascend Y540 ponsel entri level dari Vendor asal tiongkok Huawei, yang mencoba peruntungan dengan produk terbarunya melalui ponsel murah. Persaingan di pasar ponsel pintar kini banyak didominasi ponsel entry level. Banyak vendor berlomba- lomba untuk menghadirkan ponsel berkulaitas dengan harga yang terjangkau. Huawei juga tak ingin ketinggalan untuk ikut bersaing dengan merilis sebuah ponsel pintar yang dirancangan sebagai ponsel entry level.

Smartphone terbaru huawei ini mulai dijual di kawasan Eropa dengan harga 100 hingga 110 Euro atau setara dengan 1,4 hingga 1,6 jutaan. Hrag tersebut tentunya cukup terjangkau bagi konsumen di wilayah eropa.

Huawei Ascend Y540 didesain dengan layar berukuran 4,5 inci beresolusi 480×854 megapiksel. Cukup lumayan untuk ukuran ponsel entry level.

Ponsel pintar Huawei Ascend Y540 dipersenjatai prosesor dual core 1,3 ghz dengan chipset Snapdragon 200. Kinerjanya akan didukung dengan RAM 1GB. Untuk grafisnya , digunakan GPU Mali 400. Karena memang merupakan ponsel entry level kapasitas memori internal yang disediakan tidak terlalu besar, yakni hanya 4GB. Pengguna dapat menambahkan micro sd hingga 32 GB. Sebagai penyuplay daya, smartphone ini sudah dibekali baterai berkapasitas 1950 mAh.

Untuk urusan fotografi, sudah disediakan kamera belakang dengan resolusi 5 megapiksel serta kamera depan dengan resolusi VGA. Meski fitur kameranya tidak mentereng, rasanya itu sudah cukup standar untuk ukuran ponsel dengan bandrol harga yang murah. Apalagi kameranya sudah dilengkapi fitur autofocus dan LED Flash.

Ponsel entry level Huawei Ascend Y540 ini juga dilengkapi fitur dual sim, wifi, GPS, dan dukungan jaringan 3G. Untuk system operasinya, Huawei Ascend Y540 menggunakan android versi 4.4 Kit Kat.

Lalu apakah Huawei Ascend Y540 juga akan dipasarkan di Indonesia? Kemungkinan itu bisa saja terjadi karena Indonesia adalah pasar yang cukup potensial untuk ponsel pintar dari kelas entry level. Jika benar0benar dijual di Indonesia, kemungkinan harganya tidak akan seperti harga jual di pasaran Eropa. Saat ini di Indonesia, dengan harga 1 jutaan konsumen sudah bisa membeli ponsel dengan spesifikasi yang cukup mumpuni.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY