Samsung Z1 Tizen

Samsung Z1 dengan OS Tizen dikabarkan berhasil melampaui target penjualan awal yang dipatok perusahaan asal Korea selatan itu. Meskipun awalnya sempat diragukan dan diprediksi tidak akan laku, nyatanya prediksi itu tidak menjadi kenyataan.

Sebelumnya memang muncul beberpa kabar mengenai banyaknya keluhan terhadap ponsel Z1 yang mengggunakan OS tizen ini. Karenanya tidaklah mengherankan jika beberapa kalangan memprediksi bahwa ponsel ini tidak akan diminati konsumen. Banyak pihak yang berpendapat bahwa Ponsel Samsung Tizen hanya akan numpang lewat saja.

Nyatanya, meski tidak bisa dibilang sangat sukses, lambat laun penjualannya menunjukkan peningkatan. Ponsel Samsung z1 ditargetkan akan memapu terjual hingga 100 ribu unit. Target yang sangat logis mengingat tizen adalah system operasi yang masih baru dan belum teruji kehandalannya. Ponsel ini mulai dijual di India dan Bangladesh. Di kedua Negara tersebut, Samsung Z1 telah melampaui target penjualan awal dari Samsung. Jumlah ponsel Samsung Z1 yang terjual adalah 120 ribu unit dengan rincian 100 ribu unit terjual di India dan 20 ribu unit terjual di Bangladesh.

Samsung pastinya cukup puas dengan angka penjualan yang diraih ini meskipun tidak sesukses penjualan ponsel besutannya yang menggunakan system operasi android. Terlebih lagi persaingan di segmen entry level juga cukup ketat dimana banyak ponsel Android murah yang secara harga lebih murah serta spesifikasi yang juga cukup mumpuni.

Harga Samsung Z1 di India adalah USD 90 atau setara dengan 1 juta rupiah. Samsung Z1 dibekali dengan prosesor dual core 1,2 GHz, dukungan RAM yang hanya 768 MB, memori internal berkapsitas 4 GB, dan kamera 3 Megapiksel. Bandingkan dengan ponsel android entry level lainnya seperti ponsel android One yang punya spesifikasi yang lebih mentereng dengan system operasi terbaru.

Maka tidaklah mengherankan jika Samsung cukup puas dengan hasil penjual Samsung Z1 di tengan gempuran produk sekelas yang lebih murah.

Dengan cukup suksesnya penjualan Samsung tizen di India dan Bangladesh, Samsung berencana untuk segera memasarkannya di Negara lainnya khususnya Negara Asia seperti Nepal, Srilanka, dan termasuk di Indonesia. Bahkan mereka juga berencana untuk memperluas penjualannya ke wilayah eropa.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY