Surface 2

Tablet besutan Microsoft, Surface 2 dipastikan tidak akan masuk ke pasar Indonesia. Pasalnya, tablet multifungsi yang menggunakan system operasi  Windows RT ini, akan distop produksinya oleh Microsoft.

Pada Rabu, 28 Januari kemarin, Kepada situs The Verge, perwakilan Microsoft menyatakan bahwa perusahaannya tidak akan memproduksi Microsoft surface 2 lagi. Tapi jika konsumen masih menginginkannya, tablet ini tetap bisa dibeli melalui took retail Microsoft, Microsoftstore.com ataupun toko lain yang bekerjasama.

Kenapa produksi tablet ini akhirnya dihentikan? Tentu saja ada beberapa alasan bagi Microsoft untuk mengambil keptusan ini. Usut punya usut, ternyata Surface 2 kurang mendapat sambutan positif dari konsumen. Terlebih lagi sudah ada generasi penerusnya, Microsoft surface Pro 3 yang ternyata lebih laku di pasaran.

Sebenarnya produk surface ini memberikan kontribusi yang cukup besar bagi keuntungan perusahaan karena mampu menghasilkan kurang lebih 1,1 miliar US dollar untuk Microsoft. Namun besarnya kontribusi yang paling besar bukan datang dari penjualan surface 2 melain dari Surface Pro 3. Tablet teranyar ini menyumbang pendapatan yang lebih banyak dibandingkan dengan pendahulunya itu.

Dengan alasan tersebut akhirnya Microsoft memilih untuk lebih fokus pada pengembangan Surface Pro 3 dengan menghentikan produksi surface 2.

Alasan lainnya adalah mengenai digunaknnya Windows RT sebagai system operasi pada surface 2. Karena masih menggunakan OS tersebut, aplikasi yang bisa dijalankan pada tablet ini sangat terbatas. Tablet yang menggunakan system operasi Windows RT tidak mampu menjalankan beberapa aplikasi yang tersedia di windows 8. Meskipun secara desain fisik mengalami pengembangan yang signifikan, namun nyatanya pembatasan aplikasi pada tablet berbasis Windows RT membuat pengguna kurang tertarik dengan produk ini.

Penghetian produksi Surface 2 disebut-sebut menjadi indikasi akan dimatikannya Windows RT. Akhir-akhir ini Microsoft telah menonaktifkan beberapa  produknya anatara lain, Windows XP, windows 7, dan Goggle Glass. Kemungkinan Microsoft ingin mengembangkan produk-produk yang lebih mutakhir sehingga tidak kalah saing di pasaran. Jadi kita tunggu saja gebrakan dari Microsoft selanjutnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY