LG ice cream

Ponsel model lipat atau clamshell ternyata masih diminati. Dijaman keemasannya ponsel model lipat sangat populer sebelum akhirnya tergeser oleh ponsel dengan model baru yang lebih modern.  Namun sekarang beberapa vendor mulai tertarik untuk menghidupkan kembaki tren ponsel lipat ini. Salah satu yang memproduksinya dalah vendor LG. Ponsel lipat tersebut diberi nama LG Ice Cream.

Ponsel ini dibuat dengan balutan warna yang cerah dengan 2 pilihan yaitu biru  dan pink. Warna tersebut dipilih karena ponsel ini memang didesain untuk kalangan kawula muda yang menginginkan ponsel berdesain klasik namun memiliki sentuhan modern. Sebelumnya LG sudah memproduksi ponsel lipat android yang dinamai Wine Smart. Namun ponsel ini didesain untuk para orang tua.

Sama seperti ponsel lipat model lama, LG Ice cream ini juga dilengkapi keypad numeric.  Selain itu juga terdapat tombol fisik  lainnya seperti tombol untuk membuka Kakao Talk. Ponsel ini memang hanya akan dijual di Korea selatan saja dimana kawula mudanya mayoritas menggunakan Kakao Talk. Itulah yang menjadi alasan mengapa disematkan tombol khusus tersebut.

Tampil dengan desain yang berbeda, spesifikasi yang ditawarkan tidak terlalu istimewa. Ponsel ini didesai dengan layar berukuran 3,5 inchi yang memiliki resolusi 320 x 480 piksel. Mungkn karena ini adalah ponsel lipat, jadi ukuran layarnya tidak dibuat lebar agar nyaman ketika digenggam.

Dapur pacunya dipersenjatai prosesor Snapdragon berkecepatan 1,2 GHz quad-core dari Qualcomm. Kinerjanya akan didukung dengan RAM sebesar 1 GB.

Resolusi kamera pada ponsel ini juga tidak terlalu mentereng. Kamera belakang  hadir dengan resolusi 8 megapiksel sementara  kamera depan hanya  memiliki resolusi VGA.

Meskipun mengusung desain clamshell, ponsel ini tetap mengikuti tren dengan memilih Android 4.4 Kit Kat sebagai system operasinya.  Jaringan internet 4G LTE juga sudah siap dijalankan di ponsel berdesain klasik ini.

Berapa harga yang dibandrol untuk ponsel android lipat LG ini? Di negeri asalnya LG Ice Cream dijual pada kisaran harga 227 USD atau Rp 2,8 juta.  Sayangnya ponsel ini tidak akan masuk ke pasar Indonesia. Kita tunggu saja apakah ada vendor lokal yang tertarik untuk memproduksi ponsel lipat untuk pasar Indonesia. Kemungkinan itu bisa saja terjadi karena ponsel lipat masih cukup banyak diminati utamanya bagi yang menyukai desain klasik.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY