Smartwatch Basis Peak
Smartwatch Basis Peak

Lintas News – Smartwatch basis peak merupakan salah satu produk besutan Vendor Intel yang memang ditujukan untuk penguna yang memiliki hobi berolahraga. Jika dilihat dari desain yang disematkan, smartwatch cukup elegan dan berestetika dengan berfokus pada desain fitness tracker yang memiliki manfaat dapat mengukur pola tidur penggunanya.

Hadir sebagai pembaharuan produk wearable, pada Smartwatch basis peak mendapat rombakan besar, terutama pada peningkatan kemampuannya dalam melacak kebugaran pengguna. Desain layar tetap seperti produk sebelumnya dengan layar sentuh hitam dan putih untuk menghemat daya, serta mendapatkan upgread cukup besar pada segi ukuran dan resolusi layarnya.

Mengenai layar, semakin tangguh dengan melekatnya teknologi corning gorilla glass dan bodi metal. Dengan demikian , layar semakin kuat dan antigores walau berkontraksi dengan benda tumpul. Selain itu, pada layar juga dilengkapi teknologi layar sentuh untuk memudahkan navigasi penggunanya.

Tak hanya itu, pada smartwatch basis peak juga dibenamkan sensor pembantu denyut jantung yang diklaim berlabel B1 carbon steal edition yang juga mengalami peningkatan yang dipadukan dengan LED yang lebih kuat meningkatkan keakurasian. Selain itu, smartwatch juga mendapat dukungan Bluetooth LE, yang secara otomatis membantu daya tahan baterai jam tangan pintar tersebut.

Pada basis peak juga mengusung basis app track sleep yang meliputi aplikasi denyut jantung REM pola tidur, untuk jalan kaki, serta untuk bersepeda. Menurut kabar yang beredar, basis peak nampaknya tidak mengadopsi sensor dan chipset dari Intel.

Nampaknya, selain menggunakan sensor denyut jantung, Smartwatch Basis Peak juga dikombinasikan dengan sensor serupa seperti, gerakan pernafasan, suhu kulit, dan suhu tubuh. Spesifikasi akan semakin sempura dengan penampakan sensor detak jantung yang mampu memantau detak jantung penggunanya pada saat melakukan latihan olahraga.

Dengan dukungan spesifikasi cukup mumpuni, Smartwatch basis peak dibandrol dengan kisaran harga cukup tinggi sekitar $ 200 atau jika di rupiahkan setara dengan Rp 2 jutaan per unitnya. Pembelian bisa dimulai dari bulan November 2014 saat ini melalui online maupun reguler.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY